Translate

Kamis, 12 Maret 2015

::: Bahaya Memasang Foto Wanita di Sosial Media (FB, Internet, dll) :::

Facebook dan semacamnya adalah situs umum yang bercampur didalamnya laki-laki dan perempuan. Saat perempuan menaruh fotonya, meskipun hanya wajahnya saja yang nampak ( karena anggota badan lain ditutupi) maka ia telah salah, sebab perbuatannya bertentangan dengan perintah Allah ta’ala untuk menutup diri dari lawan jenis.

Allah ta’ala berfirman mengenai adab terhadap istri-istri Nabi shallallahu alaihi wa sallam, Allah ta’ala berfirman:



وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ (الأحزاب:٥٣

"Apabila kalian meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri- isteri Nabi), Maka mintalah dari belakang tabir. cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka."

Ayat ini berbicara tentang istri Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang notabene hati mereka lebih baik dari hati wanita sekarang, oleh karena itu, muslimat zaman sekarang seharusnya lebih menutup diri dalam muamalah dengan lawan jenis karena hati mereka lebih mudah untuk terkena fitnah dan supaya mereka tidak membikin lawan jenis terfitnah.

Meski seorang wanita menutup seluruh badan kecuali wajah dan telapak tangannya, kemudian ia memamerkan dirinya di social media maka ini pun tidak bisa menjamin selamatnya orang yang melihat dari fitnah, sebab wajah wanita memiliki daya tarik yang sangat kuat terhadap laki-laki, sehingga, meski seluruh badannya tertutup dengan baik akan tetapi jika wajahnya dibuka dan dipampang di depan pengunjung akun, maka itu bisa menimbulkan fitnah di hati orang yang memandangnya,

Disebabkan orang yang menyaksikan foto itu bisa terfitnah maka tidak dibolehkan memampang foto wajah itu di halaman situs yang bisa diakses oleh banyak orang.

Kalau dikatakan, “salah laki-lakinya kenapa dia tidak menjaga pandangannya”: maka dikatakan bahwa secara normal laki-laki tertarik dengan wanita dan dia akan mencari cara untuk menuntaskan hasratnya tersebut. Ketika dia digoda dengan gambar wajah akhwat yang ditampilkan secara jelas maka otomatis dia akan terfitnah.

Untuk lebih simpelnya kita pakai logika dalam kehidupan kucing: ada kucing yang sedang berjalan santai, tiba-tiba anda menggodanya dengan ikan. Ketika ikan tersebut dimakan kucing, anda menyalahkan kucing tersebut yang memakan ikan yang Anda pegang.

Dengan demikian, pria yang melihat-lihat dan memperhatian detail foto akhwat maka dia telah salah dan berdosa akan tetapi perlu diketahui juga bahwa akhwat yang memamerkan foto-fotonya juga ikut andil dalam munculnya kesalahan dan dosa ini.

Hukum Memasang foto wanita di Sosial Media (FB, internet, dll)

Apa benar sebagai seorang wanita muslimah tidak boleh memasang foto profil ataupun mengupload foto ke dalam media sosial misalnya facebook dan twitter kalau tidak boleh alasannya apa ??

Jawaban :

Seorang wanita tidak boleh menampakkan auratnya di social media atau menampakkan bagian badannya yang membuat orang terfitnah. Karena:

Pertama:

Media Social seperti facebook atau twitter dll adalah situs umum yang bercampur didalamnya laki-laki dan perempuan. Ketika seorang perempuan meletakkan fotonya di situs social maka kala itu ia telah menentang perintah Allah ta’ala untuk menutup jasad dari lawan jenis,

Allah ta’ala berfirman mengenai adab terhadap istri-istri Nabi shallallahu alaihi wa sallam:

وَإِذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ (الأحزاب:٥٣

"Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (isteri- isteri Nabi), Maka mintalah DARI BELAKANG TABIR. cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka."

Ayat ini berkenaan dengan isti Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang notabene hati mereka lebih baik dari hati wanita sekarang, jadi muslimat zaman sekarang seharusnya lebih menutup jasad diri dalam muamalah dengan lawan jenis karena hati mereka lebih mudah untuk terkena fitnah dan dengan badan yang lawan jenis tidak akan mudah terfitnah.

Kedua:

Meletakkan foto perempuan di Social Media adalah membuka pintu fitnah bagi si wanita dan orang yang menyaksikannya. Betapa sering kita mendengar cerita tentang wanita baik-baik yang jatuh ke dalam perangkap orang jahat yang tidak takut kepada Allah ta'ala, dan cerita ini dimulai dari foto yang terpampang di Facebook.

Di sisi lain kadang foto wanita yang terpampang di Facebook (secara khusus) dicopy untuk kemudian dimodifikasi sedemikian rupa sehingga wajah wanita baik-baik ternyata ditempelkan di badan wanita yang tidak baik.

Tulisan ini sebagian besar diambil dari situs Tanya jawab islam berbahasa arab: http://islamqa.info/ar/ref/165186

Hukum Memasang foto yang menutup aurat di sosial media

Pertanyaan: bagaimana kalau foto yang dipasang menutup aurat ? mohon sekali penjelasannya ustadz karena saya takut berada dalam jalur yang salah, jazakumullah

Jawaban :

Ulama' berbeda pendapat mengenai aurat wanita, ada yang berpendapat bahwa seluruh badan wanita adalah aurat sehingga makna menutup aurat adalah menutup seluruh badannya termasuk wajah dan telapak tangannya. Lihat Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah 1/719, Riasah Idarah Al-Buhuts Al-Ilmiyyah Wa Al-Ifta'

Ada juga yang berpendapat bahwa seluruh badan wanita adalah Aurat kecuali muka dan telapak tangannya, lihat kitab Jilbab Al-Mar'ah Al-Muslimah oleh Al-Albani.

Jika yang dimaksud penanya dengan menutup Aurat adalah menutup seluruh badannya (termasuk wajah dan telapak tangan), kemudian difoto dan diletakkan di sosial media maka hukumnya adalah tidak apa-apa. Akan tetapi perlu ditanyakan kembali: apa faedahnya menaruh gambar kain hitam yang menjulur dari atas ke bawah, karena yang terlihat di foto adalah seperti kain hitam yang menjulur.

Apabila yang dimaksud penanya adalah menutup seluruh badan kecuali wajah dan telapak tangannya maka perlu diketahui bahwa wajah wanita memiliki daya tarik yang sangat kuat terhadap laki-laki, sehingga meski seluruh badannya tertutup dengan baik akan tetapi jika wajahnya dibuka dan dipampang di depan pengunjung akun maka itu bisa memasukkan fitnah ke hati orang yang melihatnya, karena orang yang menyaksikan foto itu bisa terfitnah maka tidak dibolehkan memampang foto wajah itu di halaman situs yang bisa diakses banyak orang.(ab)

Sumber: Redaksi salamdakwah.com

Silahkan baca juga:
http://www.salamdakwah.com/baca-pertanyaan/memasang-foto-di-sosial-media.html
http://www.salamdakwah.com/baca-pertanyaan/memasang-foto-yang-menutup-aurat.html
http://m.salamdakwah.com/baca-pertanyaan/memajang-foto-di-sosial-media.html
http://www.islampos.com/hukum-memajang-foto-profil-di-facebook-6641/
http://remajaislam.com/dunia-muda/iptek/19-hati-hati-memajang-foto-di-fb.html
https://www.facebook.com/notes/fesbuk-untuk-dawah/nasihat-teruntuk-akhwat-muslimah-yang-memajang-foto-di-fb/10150290194691559
https://www.facebook.com/FathiaMaharani/posts/313101595451468
http://muslimah.or.id/fikih/memberi-senyuman-kepada-laki-laki-yang-bukan-mahram.html
https://www.facebook.com/ayoberhijab

::: 4 Penyakit Incar Wanita Pemakai Celana Ketat :::


Assalamu'alaikum Saudariku yang dirahmati Allah,
diblog ini saya sebagai seorang muslimah hanya mau mengumpulkan ilmu dan wawasan kita tentang agama Islam. Mengumpulkan dari berbagai sumber yang insyaAllah bida bermanfaaat untuk kehidupan dunia dan bekal di akhirat kita nanti. aamiin.
Saya pun sebagai seorang muslimah berjilbab masih banyak perlu memperbaiki cara berpakaian layaknya berjilbab sesuai syariat (menutupi dada, pakaian longgar tidak ketat dan tidak trasnparan serta menutupi semua aurat). Belajar dari mulai menjauhi celana jeans, memperpanjang jilbab dan mengkoleksi baju gamis dll yang longgar longgar dari situlah saya mencoba memperbaiki cara berpakaian dan juga sekaligus memperbaiki akhlak saya karena masih banyak kekurangan sampai dengan saat ini.

Saudaki marilah kita sebagai wanita muslimah melakukan kewajiban kita untuk berjilbab dan melakukan kewajiban kita sebagai umat muslim. Celana jeans ketat seperti gambar diatas ternyata selain diharamkan digunakan wanita, namun dari segi kesehatan banyak menimbulkan efek negatif bagi tubuh kita. Subhanallah Allah membuat larangan namun juga dapat berguna bagi kesehatan secara medis. Cekidoott... :)
Perkembangan dunia fashion yang semakin pesat kian membuat orang terlena untuk selalu mengikuti tren yang ada tanpa mengindahkan masalah kesehatan yang turut menyertainya.

Sekilas tidak ada hubungan antara tren berbusana dengan kesehatan. Namun, baru-baru ini sebuah studi menemukan bahwa wanita yang kerap menggunakan celana ketat (fashion yang sedang tren saat ini) berisiko mengalami gangguan kesehatan, terutama pada bagian bawah perut hingga ujung kaki.

Berikut beberapa risiko kesehatan yang akan dihadapi para wanita pengguna celana ketat seperti dikutip Genius Beauty.

Iritasi Kulit

Menggunakan celana dengan bahan kain yang tidak sesuai dengan kesehatan kulit dapat merusak kesehatan kulit. Apalagi jika celana tersebut terlalu ketat. Gesekan antara kain dan kulit dapat mengakibatkan iritasi. Jika kulit mengalamai iritasi maka bisa menjadi jalan masuk berbagai jenis kuman.

Kandidiasis Vulvovaginal

Kandidiasis adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur Candida. Gejalanya bisa berupa rasa seperti terbakar, gatal dan menyengat di dalam vagina. Kadang-kadang terasa sakit pada saat buang air kecil.

Pada tingkat lanjut akan muncul bercak merah dan bengkak pada vagina. Ini adalah masalah kesehatan yang merusak tubuh dan saraf. Jumlah penderitanya lebih banyak ditemukan pada wanita yang gemar memakai celana ketat.
Paresthesia

Biasa juga disebut dengan Meralgia paresthetica merupakan gangguan saraf dari tulang belakang menuju paha yang dapat menyebabkan kesemutan, nyeri hingga mati rasa pada paha, pinggul, dan kaki secara keseluruhan.
Mengurangi Kesuburan

Hasil penelitian yang dilakukan di Inggris menemukan bahwa endometriosis (gangguan kesuburan pada wanita) diduga terlalu sering mengenakan celana ketat selama bertahun-tahun.

Menggunakan celana ketat akan memicu sel-sel endometrium (selaput lendir rahim) untuk melarikan diri dari rongga rahim lalu berdiam di indung telur, sehingga kesehatan reproduksi menjadi terganggu. Sirkulasi darah yang buruk juga dapat mengakibatkan terjadinya varises.

Pakai celana ketat ? think again, ladies ! (ab)

Sumber :
http://id.she.yahoo.com/4-penyakit-incar-wanita-pemakai-celana-ketat-080027426.html

Jangan Nodai Islam Dengan “Jilbab”mu..

JILBABMU, IDENTITASMU..

Jilbab bukan hanya selembar dua lembar kain yang menutupi aurat tubuh seorang wanita, tapi ia adalah identitas, pakaian takwa muslimah.

Ketundukkan akan seluruh perintah dan larangan Allah, bukan hanya pelaksanaan untuk menutup aurat saja, itulah simbol kecantikan dan keindahan seorang wanita dalam Islam.

Fenomena jilbab beberapa tahun belakangan ini menjadi booming digandrungi karena dikemas modis dan fasionabel.

Semua dipermak secara menarik mulai dari bahan kainnya, bentuk model kerudung/ bajunya, motif, warna sampai asesorisnya, juga sepatunya, tas nya, gaya tata rias make upnya ditambah banyaknya video tutorial tentang berjilbab dan berhijab itu sangat memudahkan para muslimah untuk mendapatkan akses tentang jilbab.


Bisa dikatakan kampanye jilbab begitu sukses saat ini, namun ada hal penting yang terlupakan mengenai makna jilbab, perintah jilbab dari Allah itu sebenarnya seperti apa. Oleh karena kesadaran akan jilbab yang semakin meningkat, sangat rugi sekali kalau dipakai/ ditiru tanpa mampu menarik simpati Allah, bahkan ada yang mengundang murka Allah, Nauzhubillah.

Tak ketinggalan saat ini film/sinetron tentang jilbab/hijab mulai marak seperti film jilbaber in love (desember 2014), sinetron Aisyah puteri (Jilbab in love) dan film Hijab yang akan tayang Januari 2015.

Semua isi ceritanya tidak jauh dari ide-ide sinetron/ film Indonesia, berkisar tentang persahabatan, pacaran (pergaulan bebas) atau keluarga, dimana ceritanya tidak menampakkan ide keislamannya secara benar sesuai ketentuan syara’. Padahal tontonan dari film saat ini sadar tak sadar menjadi sebuah tuntunan. Cara berpakaian, bergaulnya, sopan santun nya itu mudah sekali ditiru oleh anak-anak kita.


Dalam film/ sinetron tersebut diceritakan bahwa seorang perempuan yang berjilbab pun tetap bisa berpakaian ketat, pulang malam, bermake up menor plus bulu mata anti badainya (tabarujj), berparfum, tomboy menyerupai laki-laki, tetap pacaran, tetap pegang-pegangan tangan, bergaul tanpa batas syar’i dengan laki-laki non muhrim.

Padahal jelas sekali bahwa itu semua di haramkan oleh Allah. Perilaku seperti itu sama sekali tak mencerminkan seorang muslim walau ia berbicara dengan membacakan ayat-ayat Al-qur’an seperti di film-film itu.

Sepatutnya lah sebagai seorang muslimah yang cerdas dan menginginkan surga Allah mencari tahu apa-apa yang disukai/ tak disukai Allah, seperti halnya jilbab. Tentu saja Allah sangat suka ketika kita memilih pakaian takwa itu, namun ketika kita menodainya dengan berbuat dosa-dosa lainnya (tetap pacaran, ketat tidak syar’i) karena kelalaian kita tidak mengkaji ilmu agama, maka sangat rugi sekali waktu yang kita lewati ternyata hanya menumpuk dosa-dosa, sehari demi sehari setahun demi setahun, Astagfirullah.

Harus ditanamkan betul-betul bahwa jilbab adalah simbol bahwa muslimah yang memakainya itu (seharusnya) berbeda daripada yang tidak memakai. Sangat aneh bila berjilbab tapi masih suka boncengan sama cowok non mahrom. Berjilbab tapi mojok berduaan dan beraktivitas mesum, nauzhubillah.

Kewajiban berjilbab itu sama dengan perintah kita wajib menunaikan sholat, zakat, shaum, menutup aurat bagi laki-laki, menjauhi riba, memakan makanan halal, memuliakan orang tua. Kedudukannya setara, siap tidak siap, niat tidak niat, suka tidak suka kalau ditinggalkan atau disalah gunakan (tidak syar’i) akan menjadi dosa besar.

Penjelasan mengenai Jilbab ataupun hijab bisa kita lihat dalam ayat-ayat al-qur’an dalam surah Al-Ahzab ayat 58 dan 59, yang menyatakan bahwa jilbab adalah baju longgar yang menutupi seluruh tubuh perempuan dari atas sampai bawah, adapun hijab artinya penutup secara umum.

Sedangkan khimar  adalah yang menutupi kepala, leher dan menjulur hingga menutupi dada wanita dari belakang maupun dari depan (termasuk menutupi tulang selangka) sesuai surah An-Nur ayat 31.

Dalam kesepakatan para ulama maka kriteria jilbab yang syar’i ialah khimar menutupi dada tidak boleh seperti “punuk onta”, tidak ketat, tidak tipis tidak menyerupai suatu kaum, tidak tabarujj dan bermegah-megah, niat karena Allah.

Jelas sudah jilbab merupakan bagian dari pelaksanaan hukum syara’ dan aktivitas seperti pacaran, tabarujj dll adalah pelanggaran terhadap hukum syara’, maka tak boleh dicampu adukan antara yang haq dan bathil. Karena kesucian jilbabmu akan ternodai oleh karena dosa-dosa kecil itu.(dm).

Sumber :
http://www.eramuslim.com/akhwat/muslimah/jangan-nodai-islam-dengan-jilbabmu.htm


" DI SIKSA KARENA FOTO DI FACEBOOK (KISAH NYATA) "

Assaalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Saudariku yang dirahmati Allah, hampir semua dari kita punya sosmed, upload foto, video dan lain lain di sosmed itupun saat ini adalah hal yang biasa dilakukan. Apalagi kadang yang lucunya makanan mau dimakan saja harus difoto dulu di upload di media sosmed.hoalah jaman sekarang seperti tidak afdol untuk tidak melakukan ini.
Astaghfirullah ternyata suatu hal yang sepele seperti itu, namun dampaknya bisa membuat kita celaka di akhirat jika hal yang kita upload di media sosmed itu tidak sesuai syariat/memamerkan hal yang seharusnya tidak dipublish di muka umum.

Ada kisah nyata seperti ini..
Ada seorang ibu yang bermimpi tentang keadaan anak perempuannya yang sudah meninggal satu minggu yang lalu (saat itu)..

Anak itu minta tolong kepada ibunya untuk menghapus semua foto-fotonya yang ada di facebook, dikarenakan sang anak itu tidak henti-hentinya disiksa oleh ALLAH Subhanahu Wata'ala, sebab semua foto-foto yang diunggah anak itu adalah foto-foto yang membuka aurat, semua orang melihat..
Semua orang memandang akan keelokan rupa dan auratnya..

Tetapi begitu sedihnya sang ibu itu, karena ia tidak tau alamat facebook dan kata sandinya,

Na'uzubillah...

Sungguh kasihan itu anak..

SEMUA YANG BERNAFAS PASTI MENEMUI AKAN KEMATIAN..

Siapa pun dia, kematian pasti akan menjemput..

Mungkin menjadi hal yang biasa jika kita mengunggah foto pribadi kita ke facebook, namun masalahnya foto yang seperti apa ? Layak dipublish kah (menurut agama) atau tidak..??

Karena semuanya akan dituntut pertanggung-jawaban kelak di Akhirat. Belum lagi foto-foto di facebook itu bisa didownload oleh siapa saja, siapa yang tau jika banyak orang yang mengunduh foto anda (yg mengumbar aurat), dan mungkin di antara mereka ada seorang blogger yang bisa saja mem-publish-nya kembali di blognya, dan akhirnya foto anda akan masyhur di dunia maya.

Bila seorang perempuan yang menggungah foto tidak senonohnya saja sudah disiksa, lalu bagaimana nasib seorang blogger yang memuat content-content dewasa di blognya..??

Tentunya akan lebih pedih lagi, harusnya begitu kan ??

Semoga kita terlindung dari segala hal yang bisa menyeret kita ke dalam siksa api neraka..

Aamiin Yaa Rabbal'aalamiin..



 YA ALLAH.. LINDUNGI KAMI DARI SIKSA JAHANAM !

Sebelum terlambat...
Sebelum ajal menjemput..
YUK KITA HAPUS SEMUA GAMBAR, VIDEO, TULISAN, DLL YANG DAPAT MEMBUAT KITA TERSIKSA DI AKHERAT NANTI..

Kamis, 05 Maret 2015

::: 4 Kriteria Wanita Masuk Surga dari Pintu Manapun :::


Wanita sangat dimuliakan dalam Islam. Bahkan kedudukan seorang Ibu sebagai wanita disebut 3x dibanding seorang ayah (laki laki) untuk dihormati. Wanita dimuliakaan namun kehancuran sebuah negara juga bisa disebabkan karena wanita. Oleh karena itu kesholehahan seorang wanita sangat dibutuhkan dalam kehidupan dunia dan akhirat. Sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah. Meskipun dalam kenyataannya, banyak wanita terjerumus kedalam neraka karena mulutnya yang mudah bergosip, auratnya yang masih terbuka, sering melawan suami, dll.

Rasulullah pernah bersabda bahwa kebanyakan penghuni neraka adalah wanita. Rasulullah juga mengisyaratkan banyaknya wanita muslimah yang masuk surga.

Bahkan, ada wanita-wanita muslimah yang bisa masuk surga dari pintu manapun. Ya, wanita muslimah seperti Anda bebas mau masuk surga dari pintu manapun, asalkan memenuhi 4 kriteria berikut ini.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِى الْجَنَّةَ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ
“Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita tersebut, “Masuklah ke surga melalui pintu manapun yang engkau suka.” (HR. Ahmad; shahih)

Menjaga shalat lima waktu

Kriteria pertama wanita bisa masuk surga dari pintu manapun, setelah ia beriman kepada Allah, adalah menjaga shalat lima waktu. Artinya ia selalu mengerjakan shalat Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya’ dan Subuh. Tidak pernah meninggalkan shalat-shalat tersebut kecuali di saat-saat diharamkan shalat, yakni saat haidh dan nifas. Ia tidak malas mengerjakannya, juga tidak menunda-nunda.

Shalat demikian penting dan menempati urutan pertama amal seseorang. Shalat juga menjadi barometer amal-amal lainnya.

إن أول ما يحاسب به العبد صلاته فإن صلحت صلح سائر عمله وإن فسدت فسد سائر عمله
“Amal yang akan dihisab pertama kali dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalat. Jika baik shalatnya, baik pula seluruh amalnya. Jika buruk shalatnya, buruk pula seluruh amalnya.” (HR. Tirmidzi)

Berpuasa di bulan Ramadhan

Kriteria kedua wanita bisa masuk surga dari pintu manapun adalah puasa Ramadhan. Ia berpuasa penuh di bulan yang mulia itu, kecuali pada hari-hari ia berhalangan dan diharamkan berpuasa. Maka saat ia terhalang haid, ia menggantinya di bulan lain selain Ramadhan. Pun saat ia udzur karena sakit, ia menggantinya di hari lain. Sedangkan saat ia telah tua dan tidak mampu berpuasa, ia pun membayar fidyah sebagai gantinya.

Sesungguhnya, surga disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.

إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتِ النَّعِيمِ
“Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertaqwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Rabbnya.” (QS. Al Qalam : 34)

Sedangkan puasa Ramadhan, tujuannya adalah membentuk insan yang bertaqwa.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
”Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian menjadi bertaqwa.” (QS. Al Baqarah : 183)

Menjauhi zina

Kriteria ketiga wanita bisa masuk surga dari pintu manapun adalah menjaga kemaluannya dari zina. Artinya, bukah hanya ia tidak berzina, tetapi ia juga menjauhi zina sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah.

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
“Dan janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji dan jalan yang buruk” (QS.Al Isra’ : 32)

Wanita yang ingin bisa masuk surga dari pintu manapun, ia tidak pernah berzina, ia tidak pernah selingkuh, ia menjaga tata pergaulannya sesuai aturan Islam, hingga terjagalah dirinya dari khalwat-i
khtilat dan hal-hal lain yang mendekati dan dapat mengantarkan menuju zina.

Taat kepada suami

Kriteria keempat wanita bisa masuk surga dari pintu manapun adalah, ia mentaati suaminya dalam hal-hal yang tidak bertentangan dengan syariat. Bagi wanita muslimah, setelah ia menikah, maka orang pertama yang berhak ia taati adalah suaminya. Bahkan melebihi ketaatan kepada orangtua. Khususnya ketika suaminya sejalan dengan aturan agama.

Makan bayangkanlah, alangkah bahagianya, di hari yang ketika itu banyak wanita dilemparkan ke neraka, Anda dapat melenggang ke surga. Dan di tempat yang penuh kenikmatan itu, Anda dipersilakan untuk memilih masuk dari pintu manapun. Betapa mulia dan betapa bahagianya. Semoga.

Wallahu a’lam bish shawab.

Sumber :
http://webmuslimah.com/4-kriteria-wanita-masuk-surga-dari-pintu-manapun/

::: 4 Golongan Lelaki Yang Akan Ditarik Masuk Ke Neraka Oleh Wanita ! :::

Saudariku yang dirahmati Allah,,setiap kita pasti sayang dengan keluarga kita, berharap dikehidupan yang akan datang (akhirat) akan dipertemukan dan dikumpulkan kembali dalam surganya Allah, aamiin.
Namun jika kita sebagai muslimah tidak menutup rambutnya dengan hijab yang merupakan kewajibannya sebagai muslimah, apakah kalian tahu apa dampaknya bagi keluarga kita?? ternyata dari pelanggaran terhadap kewajibannya,muslimah itu bisa menarik keluarganya ini ke dalam neraka,, naudzubillah.. Siapa saja yang dapat ditarik kedalam neraka?? mari disimak... semoga bisa membawa manfaat..


1. Ayahnya

Jika seseorang yang bergelar ayah tidak mempedulikan anak perempuannya di dunia. Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajarkan shalat, mengaji, dan sebagainya.

Dia membiarkan anak perempuannya tidak menutup aurat. Tidak cukup kalau dangan hanya memberi kemewahan dunia saja. Maka dia akan ditarik ke neraka oleh anaknya.

Duhai lelaki yg bergelar Ayah, bagaimanakah keadaan anak perempuanmu sekarang? Apakah kau mengajar shalat dan shaum (puasa) padanya? Menutup aurat? Pengetahuan agama? Jika tidak terpenuhi, maka bersedialah untuk menjadi bagian dari Neraka.

2. Suaminya

Apabila suami tidak mempedulikan tindak tanduk isterinya. Bergaul bebas. Membiarkan istri berhias diri untuk lelaki yang bukan mahramnya.

Jika suami mendiam istri yang seperti itu walaupun suami adalah orang yang alim, suami adalah shalatnya yang tidak pernah bolong, suami adalah yang shaumnya tidak pernah lalai. Maka dia akan turut ditarik oleh isterinya bersama-sama ke dalam Neraka.

Duhai lelaki yang bergelar Suami, bagaimanakah keadaan istri tercinta sekarang? Dimanakah dia? Bagaimana akhlaknya? Jika tidak kau jaga mengikuti ketetapan Islam, maka terimalah keniscayaan yang kau akan sehidup semati bersamanya hingga Neraka.

3. Saudara Lelakinya

Apabila ayahnya sudah tiada, tanggungjawab menjaga kehormatan wanita jatuh pada saudara lelakinya (kakak, paman). Jika mereka hanya mementingkan keluarganya saja dan adik atau keponakannya dibiarkan dari ajaran Islam, maka tunggulah tarikan mereka di akhirat kelak.

Duhai lelaki yg mempunyai saudara perempuan, jangan hanya menjaga amalmu dan melupakan amanah yang lain. Karena kau juga akan pertanggungjawabkan diakhirat kelak.

4. Anak Lelakinya
Apabila seorang anak laki-laki tidak menasehati Ibunya perihal kelakuan yang tidak dibenarkan dalam Islam. Bila ibu membuat kemungkaran, mengumpat, memfitnah, mengunjing, maka anak itu akan ditanya dan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak. Dan bersama menemani ibunya di Neraka.

Duhai anak lelaki, sayangilah ibumu, nasihatilah dia jika bersalah atau lalai. Karena ibu juga insan biasa, tak lepas dari melakukan dosa. Selamatkanlah dia dari ancaman neraka, jika tidak, kau juga akan ditarik menjadi teman di dalamnya.

* * *

Betapa hebatnya tarikan wanita. Bukan saja di dunia, tapi juga di akhirat yang tak kalah hebat tarikannya. Maka, kaum lelaki yang bergelar ayah, suami, saudara atau anak harus memainkan peran mereka dengan baik.

UNTUK MUSLIMAH : 
"TEGAKAH KALIAN MELIHAT MEREKA YANG KALIAN KASIHI MASUK NERAKA... HANYA KARENA KALIAN MAU TIDAK MENUTUP AURAT ?"

SAY NO TO JILBAB GAUL


::: UNTUK MUSLIMAH... MARI MEMAKAI HIJAB SYAR'I bukan JILBAB GAUL :::

"kamu ngapain berhijab panjang gitu? mau jadi ustadzah?" | berhijab syar'i bukan cuma ustadzah kali.. semua Muslimah juga diperintah

"kamu mau jadi teroris pake hijab panjang kayak gitu?" | kerudung melabuh ke dada dan jilbab lebar itu perintah Allah dear

"hijab biasa aja kali, nggak usah ekstrim, berlebihan ah" | lho, jadi sekarang kamu merasa lebih tau tentang 'hijab syar'i yang benar'?

"iya, hijab panjang kayak kamu itu nggak menarik" | tujuan hijab memang membuatmu nggak diperhatikan, bukan malah menarik perhatian

"berhijab syar'i kayak kamu itu bikin ribet" | justru simpel, nggak banyak jarum, peniti, bahan, belitan, asesoris, temali, kawat


"tapi ya sesuaikan dengan zaman lah" | menyesuaikan zaman atau mode maksudnya? hijab itu ibadah, menyesuaikan Allah harusnya

"percuma aja hijab syar'i kalo kelakuan masih jelek" | hijab syar'i itu doa, agar Allah juga membenahi akhlak, hargai usaha dear

"aku baru mau berhijab syar'i kalo udah siap" | bersiap itu artinya melakukan bukan menanti, berusaha bukan berdiam

"kantor mana yang mau terima hijab syar'i begitu?" | rezeki itu milik Allah, yang taat pasti dibantu, daripada dapet tapi nggak berkah?

"cowok mana yang mau nikahi yang berhijab syar'i?" | yang jelas bukan cowok-cowok yang kamu kenal, tapi mereka yang mengenal Allah, mau

"aku bakal dijauhi temen-temen kalo berhijab syar'i begitu" | Allah akan ganti dengan temen-temen yang lebih baik, yang mendukung yang baik

"hijab syar'i bikin aku terbatas geraknya" | memang hal baik itu mengajak kita pada yang baik dan menjauhi yang buruk

"hijab syar'i itu nggak gaul" | memang kita bukan untuk digauli, tapi dihormati dan dimuliakan, sebagaimana perintah Allah

"nggak, aku nggak bisa berhijab syar'i" | nggak bisa beda dengan nggak mau, Allah wajibkan pasti kita bisa kalau kita mau

"hijab syar'i itu gimana sih?" | simpel, gamis lebar tak transparan, dipadu kerudung panjang menutupi dada, dan kelakuan tidak berlebihan

"maksudnya gamis lebar?" | pakaian yang tak menampakkan lekuk tubuh, dan diulurkan ke seluruh tubuh, seperti gamis, liat QS 33:59

"maksudnya kerudung panjang?" | kain yang dipakai untuk menutupi kepala, sampai menutup pada keseluruhan dada, liat QS 24:31

"maksud kelakuan tak berlebihan?" | jangan berbuat semua hal yang bakal mengundang perhatian kepadamu, tabbaruj itu, liat QS 33:33

"misalnya tabbaruj?" | baju yang terlalu ribet, gaya foto di-unyu-unyu-in, suara di-kiyut-kiyutin, semua yang menarik perhatian lelaki

"hehe.. sering tuh liat yang begitu" | banyak, haus perhatian lelaki, seneng kalo fotonya dikomen lelaki dengan "subhanallah ukhti.."

"jadi nggak boleh pasang PP diri gitu?" | bukan gitu, cari PP yang nggak undang fitnah aja, kadang tanpa sadar PP kita pilih yang caper

"oh, jadi hijab itu kelakuan juga ya?" | bener, emang mau foto kita didownload, dinikmati cowok sedunia maya? atau jangan-jangan demen?

"wah, susah juga ya berhijab syar'i?" | susah tapi bukan nggak mungkin, selangkah demi selangkah, sadar dan mau taat itu bagian pahala

"terus aku mulai darimana?" | mulai dengan cari komunitas berhijab syar'i, yang paling penting ikut kajian rutin biar pemahamannya naik

"aku masih bimbang" | mulailah melangkah, bimbang akan sirna, lakukan karena Allah insyaAllah mudah, banyak yang sudah kini giliranmu

ini Hijab Syar'i = Khimar (QS 24:31) + Jilbab (QS 33:59) - Tabarruj (QS 33:33) | 

Sumber :
chirpstory.com/li/6487

STOP JILBAB GAUL !




::: Pertanyaan - Pertanyaan Untuk Wanita Yang Berpakaian Seksi :::

Mbak "buntelan" nya gedhe banget, isinya apa sih, dan mau dipamerin ke siapa ?

Mbak, gak risih setiap mata laki laki sibuk melototin tubuh seksi mbak ?

Mbak, yakin lebih selamat dari gangguan laki laki dengan cara berpakaian seperti ini ?

Mbak, panasnya api dunia pun bisa menghitamkan tubuh lalu bagaimana dengan panasnya api neraka padahal di akhirat masih tersimpan 69 panasnya api dunia, mbak gak takut ?

Mbak, gak mau membantu laki laki menundukan pandangan, dengan cara memakai jilbab lebar ?

Dan masih banyak lagi pertanyaan pertanyan yang serupa, tapi jawab dulu dong yang ini ya ?

Sumber : http://www.facebook.com/HidupMuliaDenganSunnah

====================

Syarat2 busana muslimah yang islami : menutup aurat, longgar, tidak tipis, tidak ketat, tidak menampakkan lekuk2 tubuh, tidak terlihat seksi, tidak modis/gaul sehingga menarik perhatian pria, tidak berwarna-warni atau berwarna mencolok sehingga menarik perhatian.

Berkerudung namun jika pakaiannya seksi/modis, ketat, tipis, menampakkan lekuk2 tubuh, tidak sempurna dalam menutup aurat, kerudung tidak menutupi dada, rambut menonjol dari balik kerudung seperti punuk unta, menggoda, maka masih tidak sesuai dgn syariat islam.

...dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya…” (QS. An Nur: 31).

"....Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.....” (QS. Al Ahzab: 59).

Silahkan baca syarat2 jilbab syar'i di:
http://rumaysho.com/hukum-islam/pakaian/1615-pakaian-yang-mesti-engkau-pakai-saudariku.html

::: Amal Wanita Tidak Berhijab Tidak Diterima ? :::

Tanya :

Apakah kalau perempuan tidak memakai hijab amal atau shalatnya tidak diterima Allah ?

Jawab :

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا ...وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat:
... para wanita yang berpakaian tapitelanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah)

Hadits di atas cukuplah sebagai ancaman bagi wanita yang tidak menjaga aurat dan kehormatannya. Adapun sholat dan puasanya, wallahu a’lam, selama terpenuhi syarat-syarat dan rukun-rukunnya Insya Allah tetap diterima oleh Allah Ta’ala. Hanya saja dari sisi lain, dia berdosa karena tidak menjaga auratnya. Wallahu a’lam.

(Ustadz Ayyub)

MAU JILBABIN HATI DULU ???


Si A : “Ukhti…Kenapa kamu tidak berjilbab ?”

Si B : “Ah…Suka2 saya. Walaupun tidak berjilbab, yang penting kan hatinya !!”

Si A : “Berarti kalo ada orang yang gak mau shalat, gak mau puasa, gak mau zakat, gak mau sedekah, gak mau berbakti kepada orgtua, dll, boleh donk ??? Kan yang penting hatinya ???

Si B : “Beda itu!…Banyak wanita yang gak berjilbab tapi hatinya baik, dan banyak juga wanita yang berjilbab tapi hatinya buruk !



Si A : “Itu gak beda, karena sama2 perintah Allah. Jilbab itu aplikasi dari ketaatan kita dalam beragama. Bagaimana bisa dikatakan hatinya baik jika dia durhaka kepada Allah ? Seorang anak yang durhaka kepada orangtua saja dikatakan hatinya buruk, apalagi yang durhaka kepada Allah ? Bukankah banyak juga wanita yang berjilbab tapi hatinya baik, dan banyak juga wanita yang gak berjilbab tapi hatinya buruk??”

Si B : “Ya udah…itu terserah saya ! Saya mau menjilbabkan hati dulu !!!”

Si A : “Emang hati bisa dijilbabin ? Beli dimana jilbabnya nanti ? Jadi kalo ada laki2 yang disuruh memelihara jenggot, bisa2 dia nanti bilang: ‘Saya mau jenggotin hati dulu!’Hehehehe…”

Si B : (kabuurrr….)


Oleh Abu Fahd Negara Tauhid /gizanherbal


...dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya…” (QS. An Nur: 31).

"....Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.....” (QS. Al Ahzab: 59).


::: Alasan Wanita Tidak Mau Berhijab :::

Pernah bicara dengan teman atau sahabat anda tentang menutup aurat bagi wanita muslimah ? Apa yang mereka katakan ?

Ya, banyak saudari-saudari kita muslimah yang sampai saat ini masih enggan untuk menutup aurat. Ada saja alasan yang disampaikan ketika kita menasehatinya.

Di bawah ini adalah alasan populer wanita yang tidak mau menutup auratnya, sekaligus jawaban yang bisa kita sampaikan kepadanya :



1. Semua yang metutup aurat, pasti masuk surga kah ?
Yang pasti, tak metutup aurat, pasti masuk neraka.

2. Yang Pakai Jilbab Banyak Juga Yang Nggak Baik. Bikin dosa juga. Mengumpat orang. Pacaran…
Ketika Iblis tak mau ikut perintah Allah untuk bersujud kepada Adam, dia menyalahkan perintah Allah itu. "Buat apa aku sujud pada Adam, aku lebih baik darinya". Samalah dengan jilbab. Jilbab juga yang disalahkan," pakai jilbab tapi berbuat dosa, pacaran, ... bla ... bla ... bla ... "

3. Buat apa kamu nasehati aku ? Kamu dulu juga nggak pernah menutup aurat.
Tidak adat larangan dari Nabi untuk seseorang yang bahkan baru masuk Islam untuk pergi berdakwah ke kaumnya. Maksudnya, dakwah itu tuntutan. selagi kau Islam, dakwah itu wajib meskipun kau sendiri tak selalu benar langkahnya. Paling tidak
dia insaf dan bertobat sekarang.

4. Walau kami berpakaian seksi tapi hati kami baik.
Apakah kau mengklaim dirimu memiliki hati yang suci, iman yang tinggi dan Itu sudah cukup menjamin harga dirimu tanpa harus menutup aurat ?

5. Pakai pakaian ketat dan transparan itu hak kami. Kalau nggak suka jangan lihat.
Apakah kau berani menjamin bahwa semua pria asing memiliki hati suci dan iman yang tinggi untuk menahan godaan setan dan nafsu yang membara ? Ingat, banyak kasus kekerasan terhadap perempuan karena ada kesempatan yang datang seketika…

6. Kami rasa apa yang kami pakai tak seksi. Tergantung kepada individu yang memandang kami.
Seksi atau tidak, kau tetap berdosa walaupun hanya memperlihatkan sehelai rambutmu.

7. Walau kami tak berjilbab, kami tetap shalat dan puasa.
Apakah ibadah kalian diterima? Kalian yakin cuma dengan berpuasa sudah cukup untuk menjamin kau masuk surga?

8. Suka-suka kamilah mau pakai pakaian begini. Kami nggak bikin susah hidup orang lain.
Kalian sebenarnya sudah menyusahkan ayah, abang, adik, suami dan orang lain dengan
menarik mereka ke neraka bersama kalian karena mereka tidak menegur dan gagal mendidik kau.

9. Apa yang kami pakai, ini antara kami dengan Tuhan.
Berani bicara di dunia, beranikah kalian bicara seperti itu di depan Allah nanti ? Melawan perintah Allah, neraka tempatnya.

10. Kami pakai seksi macam ini, sebab mengikuti photographer / sutradara
untuk disesuaikan dengan scenario (Kata artis-artis) Sanggup mematuhi instruksi mereka daripada patuh perintah Allah ?

11. Bukan kami tak mau menutup aurat, cuma belum sampai waktunya aja.
Mati tidak mengenal usia. Tak takut kah mati dalam usia muda? Tak sempat bertobat nanti.

12. Nggak mau membuat perubahan drastis ? Slow-slow aja ..
Bisakah bicara dengan Izrail “tunggu sebentar, nanti dulu kau cabut nyawaku…”

13. Menutup aurat itu bagus tapi kami tidak mau hipokrit karena tidak ikhlas melakukannya.
-Kalau begitu kau sebenarnya memang hipokrit karena tidak ikhlas beragama Islam.

"Wahai wanita, setiap ciptaan tuhan yang berharga di dunia ini akan terlindung dan sangat sulit untuk diperoleh. Di mana kamu bisa dapatkan permata ? Tertanam jauh di perut bumi, tertutup dan terlindungi. Dimana kamu temukan Mutiara? Terbenam jauh di dalam lautan, tertutup dan dilindungi oleh kulit kerang yang cantik. Di mana kamu cari emas ? Terperosok di lapisan bumi tertutup dengan lapisan demi lapisan tanah dan batu. Tubuh kamu adalah suci bahkan lebih berharga dari emas maupun permata. Jadi kamu juga perlu menutupi dan melindungi diri kamu. "

Maafkan ya kalau kata-katanya terlalu keras...nasehat ini ada karena adanya rasa sayang pada kalian semua wahai wanita muslimah…

Bahan renungan…